Bebas PPG! Ini 5 Sertifikasi Internasional Guru yang Bisa Cairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG)
Sebagai pilar utama pengembangan generasi penerus, sangat penting untuk memperhatikan kesejahteraan para guru.
Program Tunjangan Profesi Guru (TPG) merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada kesejahteraan guru di Indonesia . Namun begitu untuk mendapatkan fasilitas TPG ini guru harus sudah melaksanakan dan lulus pada program Pendidikan Profesi Guru (PPG) terlebih dahulu dan mengajar sesuai dengan sertifikasi PPG.
Hal ini menjadi kurang menguntungkan bagi para guru yang belum berkesempatan untuk mengikuti program PPG. Namun, ditengah kecemasan ini pemerintah memberikan angin segar dengan meluncurkan kebijakan yang memungkinkan guru mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG), melalui sertifikasi internasional, tanpa harus mengkuti Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Kebijakan ini tertuang pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 19 Tahun 2024. Peraturan baru ini diumumkan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada tanggal 31 Mei 2024 lalu.
Meski sudah 1 tahun disahkan, nyatanya masih belum banyak guru yang memanfaatkan bahkan mungkin belum mengetahui peraturan ini.
program ini dinilai sangat strategis mengingat program Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai syarat untuk mendapatkan TPG acap kali susah untuk diakses.
Konsep Revitalisasi Tunjangan Profesi Guru (TPG)
Revitalisasi TPG bertujuan untuk menyelaraskan standar kompetensi guru Indonesia dengan praktik pendidikan Internasional.
Melalui program ini, guru didorong untuk dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilannya menyesuaikan dengan perkembangan pendidikan abad ke-21.
Sertifikasi Internasional Sebagai Pengganti PPG
Kebijakan revitalisasi TPG ini memungkingkan guru untuk tidak harus mengikuti PPG untuk dapat mendapatkan TPG, dan menggantinya dengan beberapa sertifikat yang diakui.
Daftar Sertifikasi Internasional yang Dapat Menggantikan PPG
Berikut beberapa jenis sertifikasi internasional yang dapat menggantikan PPG beserta dengan tempat, cara dan biayanya.
1. Microsoft Certified Educator (MCE)
Mengukur Kompetensi Pendidikan dalam mengintegrasikan teknologi informasi pada proses pembelajaran.
- Tempat : Diselenggarakan di berbagai LPTK seperti UNESA, UPI, dan mitra Microsoft Education Patrner lain
- Cara Daftar : https://learn.microsoft.com
- Biaya : berkisar Rp. 150.000 - Rp. 300.000 (bisa berbeda dari tiap penyelenggara)
- Durasi : 1-2 minggu pelatihan online+ujian
2. Google Certified Educator Level 1 & 2
Menilai kemampuan guru dalam memanfaatkan alat-alat Google untuk memaksimalkan proses pembelajaran.
- Tempat: Secara daring melalui Google fo Education
- Pelatihan: Tersedia melalui Google Teacher Center
- Biaya Ujian: level 1 ($10), level 2 ($25)
- Durasi: Bisa diselesaikan dalam 2-4 minggu
3. Certified In Teaching English to Speakers Of Language (CELTA)
Sertifikasi yang dikeluarkan Cambrige University untuk mengajar bahasa Inggris kepada penutur asing
- Tempat: British Council Jakarta, Internasional House Bangkok, dll
- Jenis: Full time (4-5 minggu), Part Time (10-12 minggu)
- Biaya: Sekitar USD 1500-2000
- Info & Pendaftaran: https://www.cambridgeenglish.org
4. Certificate in TESOL (CertTESOL)
Sertifiksi dari Trinity Collage London untuk mengajar bahasan Inggris kepada penutur asing
- Tempat: Online atau bisa melalui mitra seperti Asian College of Teacher
- Tipe: 120 jam (standar Internasional)
- Biaya: Mulai dari Rp. 3 juta - Rp. 10 Juta tergantung durasi dan penyelenggara
- Info dan Pendaftaran: https://www.tesol.org
%20tanpa%20Pendidikan%20Profesi%20Guru%20(PPG).png)
